Kenalan Dengan Produk Allianz Syariah di Allianz Tower

Kenalan sama produk
 Allianz Syariah
( Foto: Allianz)



Beberapa hari lalu, senin (27/08) menjadi kelas workshop mini untuk blogger bersama Allianz Syariah yang terakhir. Datang ke Allianz tower lantai 7 ruang Bandung seperti biasanya.  Sebelum pukul 10 pagi udah muncul di lokasi. Supaya rejeki kita gak terpatuk ayam, iya kan? hehe..

Satu-satu para blogger berdatangan masuk ke kelas. Dari Mbak Yanti Alif, Icha, Aida baru kemudian dilanjutkan beberapa yang lainnya. Hingga akhirnya kelas di ruang Bandung menjadi penuh dan dimulai. Kali ini pemberi materi adalah mas Amiril Agca dari Allianz Syariah.

Mas Agca membuka materi dengan memperlihatkan bagaimana sih trend kembali ke yang lebih syariah yang saat ini terjadi di masyarakat umat muslim di Indonesia dan di dunia ini. Dimana gerakan kembali menuju ke jalan keselamatan ini juga turut didukung oleh banyak selebritis dan orang penting di Indonesia dengan berhijrah menjauhi hal-hal yang bersifat maksiat dan keduniawian.

Trend berhijrah ke yang lebih baik ini juga terus berkembang. Diantaranya adalah dari rumah makan yang tersertifikasi halal oleh Majelis Ulama Indonesia, kosmetik halal, pembalut wanita halal, deterjen halal, perumahan islami, multivitamin tersertifikasi halal, jasa keuangan syariah, alat eletronik halal, bahan pakaian halal, wisata dan hotel halal yang ada di Indonesia.

Sementara di luar negeri, mas Agca menjelaskan bahwa  di luar sana juga terdapat trend halal  seperti di kota New york, Amerika Serikat juga terdapat penjual makanan halal yang bisa dinikmati baik oleh orang muslim maupun oleh non muslim, di Brunei Darussalam juga ada penerbangan yang sesuai syariah Islam bahkan di Taiwan juga terdapat rumah makan yang halal yang bisa dinikmati oleh umat Islam Indonesia yang berkunjung ke luar negeri. Mbak Annamaura salah satu blogger peserta kelas ini juga menambahkan, bahwa di Thailand juga sudah terdapat beberapa tempat makan halal yang bisa dinikmati.

Di Allianz Syariah, yang produknya berupa asuransi syariah ini memiliki konsumen yang beragam, ada yang muslim dan ada juga yang non muslim, ada wanita dan pria, ada yang bekerja dan ada yang wiraswasta, serta mereka yang memiliki penghasilan minimal Rp 5.000.000/bulan. Para konsumen juga harus mau untuk berkomitmen untuk menyisihkan uang untuk asuransi syariah ini. Asuransi syariah dari Allianz Syariah ini sifatnya universal, transparan, adil, fleksibel dan mempunyai niat untuk saling tolong menolong diantara peserta asuransi/nasabah mereka melalui dana Tabarru’.  Pihak Allianz sendiri hanya sebagai pengelola disini.

Mas Agca lagi menerangkan ( Foto: Allianz)


Tidak hanya Warga Negara Indonesia (WNI), ternyata di Allianz Syariah seorang Warga Negara Asing (WNA) juga bisa memiliki kesempatan memiliki asuransi syariah ini selama memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh pihak Allianz syariah seperti ada KITAS, dokumen lainnya lengkap dan alamat rumah harus jelas ketika tinggal di Indonesia.”Kalau tidak lengkap (dokumen WNA-nya) bisa kita tolak ”, kata Mas Agca dari Allianz Syariah. Sementara untuk WNI tentu saja lebih mudah persyaratannya ketimbang  WNA yang mengajukan asuransi. Enak kan jadi WNI.

Di Allianz syariah saat ini terdapat 3 produk inti yaitu yang tradisional syariah ( Allianz Tasbih), unit link syariah (Allisya Protection Plus dan Allisya Maxi Fund Plus) dan kesehatan syariah ( Allisya Care). Nah kalau yang asuransi Allianz Tasbih nih itu sifatnya mengakumulasi dana dan diperuntukkan bagi mereka yang mempunyai niat mendaftarkan naik haji di  tahun yang sudah ditentukannya. Untuk Allisya Protection Plus itu juga selain sebagai asuransi jiwa juga bisa digunakan sebagai investasi di masa depan. Sedangkan kalau Allisya Maxi Protection Plus, selain pelindung juga bisa menjadi investasi di masa depan dan bisa bayar 1x saja atau disebut single contribution. Sedangkan untuk Allisya Care, asuransi kesehatan dari Allianz Syariah ini memberikan manfaat seperti rawat inap, juga ada untuk proses bersalin dan perawatan gigi.

Selain ketiga produk andalan Allianz syariah, pada Allisya Protection Plus juga terdapat asuransi tambahannya atau riders. Menurut penjelasannya Mas Agca, diantara riders-nya yang ada di Allianz Syariah adalah Hospital and Surgical care ( H&S Care), Term Life, Total Permanent Disability ( TPD), Total Permanent Disability Accelerated ( TPD Acc), Flexi Care, Payor Benefit (PB), Spouse Payor Benefit (SPB), Payor Protection(PP), Spouse Payor Protection (SPP), Accidental Death & Disablement Benefit ( ADDB), Critical Illness 100 ( CI 100), Critical Illness Accelerated ( CI Acc) dan Critical Illness Plus ( CI Plus). Banyak ya.

Mbak Anna dapat
modem dari Allianz
( Foto: Allianz)


Untuk Allisya Protection Plus nih pihak yang diasuransi bisa dari 1 bulan sampai dengan 70 tahun, pesertanya mulai umur 18 tahun, bila pihak yag diasuransi meninggal sebelum usia 100 tahun maka terdapat santunan meninggal dunia +nilai investasi sementara untuk pihak yang diasuransi hidup di usia 100 tahun maka akan mendapat saldo nilai investasinya saja.

Allisya Protection Plus dari Allianz Syariah ini juga bisa berguna sebagai investasi di masa depan. Kita jadi bisa menurunkan manfaat dari investasi ini kepada anak kita ketika kita sudah tidak ada lagi. Sehingga mereka tetap bisa menikmati dan menjalani hidup walau tanpa kita. Jadi punya warisan tanpa menyusahkan orang lain, kira-kira demikian deh.

Ohya tapi ada juga saran penting nih dari Mas Agca juga, untuk jangan lupa ketika kita masih diberi nikmat sehat oleh Allah SWT, sempatkanlah membuat surat wasiat ketika hidup sehingga tidak terjadi permasalahan dalam keluarga di kemudian hari. Seperti kisah tentang sebuah keluarga yang diceritakan oleh Mas Agca tentang adanya pembagian warisan yang berujung dengan perebutan kekuasaan...maksudnya ada yang merasa berhak dengan mengunakan hukum Islam tapi ada juga yang inginnya pakai hukum adat karena dengan hukum tersebut lebih menguntungkan. Jadi deh malah ribut antar anggota keluarga tanpa ada kejelasan, karena juga gak ada yang mau mengalah.

Iyes, it's also happened to me and my family. Jadi sebelum papa meninggal, papa belum sempat menuliskan surat wasiat karena dalam keadaan sakit. Makanya agak susah juga untuk menelusuri apa-apa saja sih miliknya papa sewaktu beliau masih ada. Saran dari Mas Agca yang penting ini tentu aja akan saya lakukan suatu hari nanti, semoga belum terlambat ya hehehe (amit-amit jangan dulu, masih setumpuk ini dosa)...bismillah bisa.

Di Allianz Syariah sih alhamdulillah tidak terjadi semacam perebutan hasil investasi dari asuransi nasabah. Karena semua sudah terdata oleh pihaknya sejak awal. Sehingga klaim asuransi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab akan sulit dilakukan dan hanya yang berhak menerima warisan dari orangtuanya saja yang bisa menerima waris dari asuransi ini.

Dan enak juga nih punya asuransi syariah dari Allianz Syariah ini ternyata juga bisa bayar di Indomaret terdekat juga jadi gak usah bolak balik bayar ke bank yang lokasinya jauh dari rumah. Tinggal jalan kaki beberapa meter dari rumah ke Indomaret terdekat trus bayar deh asuransinya.


#AllianzSyariahIsNow #Allianz #AllianAsuransiSyariah #Asuransi #AsuransiSyariah


Comments

Popular posts from this blog

Milo Ganti Sedotan