Lulus Berjamaah Kelas Voice Acting di Sanggar Prathivi

Kika Duduk Yuri, Nathan,Mbak Conny, Febby, Dea dan Rijal;
Nyempil diatasnya Mbak Nathalia dan Mas Nugroho.
Berdiri Wisnu, Sandra, Laras, Gue, Mbak Sulis,
Ana, Mbak Virgi dan Jocy ( Foto: Yuri)


Ohooooyyyy.. lulus juga makcik kita nih akhirnya dari kelas Voice Acting Sanggar Prathivi sebagai angkatan 1 tahun 2018 ini. Sabtu (12/05) semua kumpul di ruang Paskalis, lt.7.  

Ruang Paskalis di lantai 7 ini didedikasikan untuk mengenang alm. Bapak Paskalis yang sudah meninggal setahun lalu karena pecah pembuluh darah di otak, kata Romo Robertus Rudi.

Bapak Paskalis merupakan salah satu pendiri Sanggar Prathivi (maka di ruangan ini ada sebuah papan mengingat bahwa dulu hidup seorang pria bernama Bapak Paskalis lengkap dengan foto keluarganya, foto bersama anak dan istrinya juga ada kisah kehidupan tentang Santo Paskalis orang suci umat Kristen Katolik dibawah obituari Bapak Paskalis itu).


Kika Laras, Ana, Ijal, Febby, Yuri, Wisnu.
Depan sekali Pak Is dan Sandra ( Foto: Rike)


Berjemaah sama teman-teman lainnya. Makasi banyak ya Romo Rudi (gue sempet diketawain temen-temen karena menyebut Romo dengan Pak Romo Rudi..hihi maaaafff yaaa Romo, kan artinya Romo= Bapak juga ya jadi kalau nyebut Pak Romo jadilah dobel aka ngulang kata jadi Pak Bapak.. Hihihi), Pak Is, Pak Haryo, Pak Gatot dan Mbak Lisa Hahay .. ohya ketinggalan juga Mas Andre. Makasi gue jadi bisa menimba ilmu di sanggar dan mempertemukan gue dengan rekan-rekan sekelas yang menyenangkan ini.Dapat setifikat dari sanggar prathivi. 

Nathan keliatan hidungnya aja, mbak sulis,
eh mbak Virgi sadar kamera dan mbak Nathalia ( Foto Rike)


Tapi gak semua bisa datang. Kayak Mbak Bayinah yang gak bisa hadir. Kalau Tika katanya pindah rumah ke kota lain. Semua hasil rekaman diperdengarkan. Semua dapat kritik, masukan dan saran. Hoho dan gue ditanya sama Pak Is " Kenapa susah sekali menangis. Apa hidup mu selalu gembira?"

Awalnya mau cerita di forum sekalin jelasin cuman kannnn taoo sendiri ntar kelamaan cerita kisah sedih dalam hidup gue, alamat gak makan siang deh hihihi... tapi emang susah gue dibuat sedih ya. Buat gue terlihat sedih itu cuman pas gue lagi sendiri aja. Gak usah dibagi deh sedih mah. Telen sendiri aja. Biarlah derita ini cukup gue saja yang tahu hahahayy... Cukup orang lain melihat gue bahagia selalu aja lah yaaaaaa. Asekkkk... kamuflase perasaannya cakepppp ( disingkat kamper dong).

Kika Laras,ana, rijal, yuri,febby, wisnu dan jocy.
Di depan pak Is. Itu dea dan
sandra sebelah kanan ( Foto:Rike)

Kika Sandra, Dea, Mas Nugroho, Mbak Nathalia dan Mbak Virgi (foto:Rike)


Check this out ya gambar-gambarnya kemarin. Hihi lagi malas nulis banyak.



Beuh Ijal dapat sertifikat duluan dari Romo ( Foto: Rike)

Nah itu pak Gatot yang gondrong yg jadi operator alat,
dan ini kita kayak kondangan hajatan tau siapa yang manten wkekeewkwkw
saling kasih salam ke sesama ( Foto Rike)


Jieee Jocccyyyy ( Foto: Rike)

Adek gue nih si Nathan, keren banget kan ( Foto: Rike)

Beuhh Larassss terima sertifikat dari Romo Rudi,
itu mas Nugroho lagi tertindas dulu di pojokan ( Foto: Rike)


Comments

Popular posts from this blog

Milo Ganti Sedotan