Tip Berat Badan: Makan Sebelumnya dan Melewatkan Makan Malam Bisa Meningkatkan Pembakaran Lemak, Dapat Membantu dalam Manajemen Berat Badan




ngelewatin makan malam bikin kurus? hmm via dailypost.in

Gue baru denger nih. Eh.. ada beberapa teman yang pernah mencoba ding. Gue sih gagal nurunin berat badan gak pakai makan malam karena gue ada maag akut dan kalau diet jus mungkin gue masih bisa cuman kalau tanpa makan sama sekali hmm... Tapi si mega kemarin sih bilang dia bisa nurunin berat badan dengan cara ini.

 Tapi ini kata artikel di medicaldaily begitu. Check sendiri aja ya..

Anda pernah mendengar saran lama bahwa melewatkan makanan adalah cara yang pasti untuk menghancurkan rencana penurunan berat badan, namun sebuah studi baru yang dipresentasikan minggu ini di Pertemuan Masyarakat Obesitas tahunan di New Orleans menunjukkan bahwa mungkin kita telah mengabaikan manfaat selektif. puasa. Menurut penelitian, makan di jendela waktu yang lebih kecil setiap hari dan melewatkan makan malam Anda bisa memiliki efek kesehatan yang positif.

Studi tersebut menyimpulkan bahwa individu yang kelebihan berat badan yang makan siang hari dan berpuasa pada malam hari melaporkan sedikit perubahan kelaparan dan membakar lebih banyak lemak di malam hari, WebMD melaporkan. Namun, meski rencana diet ini menghasilkan lebih banyak lemak yang dibakar di malam hari, nampaknya tidak meningkatkan pembakaran lemak secara keseluruhan. Karena ini, pada saat ini masih belum jelas bagaimana jadwal makan ini bisa mempengaruhi penurunan berat badan secara umum.

"Pada titik ini, kami tidak yakin apakah pembakaran total meningkat," kata penulis utama studi Courtney Peterson kepada Medical Daily dalam sebuah email baru-baru ini. "Kita perlu melakukan penelitian yang lebih besar untuk mengetahui secara pasti apakah makan yang dibatasi waktu atau tidak] meningkatkan pembakaran lemak."

Meski begitu, meski hasilnya tidak menunjukkan hubungan yang jelas antara puasa malam hari dan penurunan berat badan, mereka tetap penting bagi dunia nutrisi. Misalnya, Peterson mengatakan kepada Medical Daily bahwa dia terkejut saat mengetahui bahwa peserta tidak melaporkannya lebih buruk daripada rata-rata, atau memiliki ayunan rata-rata di atas tingkat kelaparan, meskipun berpuasa setiap hari selama 18 jam.

"Jadi, kami membatalkan keyakinan bahwa berpuasa untuk jangka waktu yang lebih lama setiap hari (bila jumlah kalori total yang sama dimakan) secara intrinsik membuat seseorang lapar," tulis Peterson.

sayur via dailypost.in

Sedangkan efek dari fasting dan time-restricted feeding telah dipelajari dan terbukti berhasil dalam model hewan pengerat, penelitian terhadap subyek manusia masih dalam tahap awal. Untuk alasan ini, Peterson menjelaskan bahwa terlalu dini untuk mengatakannya, dengan bukti faktual sebagai pendukung, pemberian makanan yang dibatasi waktu akan memperbaiki penurunan berat badan pada manusia.

Namun, Peterson menjelaskan bahwa mempraktikkan perilaku makan ini memang memiliki manfaat yang nyata, seperti mengurangi asupan makanan secara keseluruhan, dan menyarankan agar waktu yang dipraktikkan dibatasi makan beberapa kali dalam seminggu bisa layak dan sehat.

"Itu bisa digunakan untuk tujuan jangka pendek atau tujuan jangka panjang," pungkas Peterson. "Sejauh yang kami tahu, aman untuk orang dewasa (bukan diet ketat), walaupun ibu hamil dan anak-anak tidak boleh mencobanya."



Sumber:
Peterson C. Eating Dinner Early, Or Skipping It, May Be An Effective Weight-Loss Strategy. The Obesity Society Annual Meeting. New Orleans. 2016
http://www.medicaldaily.com/weight-loss-tip-eating-earlier-and-skipping-dinner-could-boost-fat-burning-may-403539
 https://dailypost.in/news/trending-news/eat-dinner-stay-fit/

Comments

Popular posts from this blog

Milo Ganti Sedotan