'Sayuran digital' pancarkan musik dan cahaya saat disentuh

sayuran digital via engadget


Dari engadget nih, kata mereka ada perkumpulan kecil pertanian perkotaan dulu tersebar luas di Tokyo, tapi selain proyek khusus seperti Pasona Urban Farm, tidak banyak plot tomat di sekitar kota lagi. Sebuah laboratorium kreatif Tokyo bernama Party telah menciptakan sebuah instalasi seni yang bertujuan untuk menempatkan penduduk secara harfiah kembali berhubungan dengan akar berkebun mereka dengan instalasi rumah kaca yang disempurnakan secara digital yang disebut "Sayuran Digital," atau "DigiVege" di Jepang.

Rumah kaca ini terletak di area taman Tokyo Midtown sebagai bagian dari acara Touch Touch 2017. Pameran ini mendorong pengunjung untuk menyentuh tujuh sayuran yang berbeda dari greenhouse, termasuk kubis, lobak mini, wortel dan tomat. "Mulailah dengan menyentuh tujuh jenis kehidupan yang kini tumbuh kuat di tanah," kata instruksinya.

Sistem deteksi sentuh mematikan cahaya dan pertunjukan musik yang berbeda untuk setiap sayuran. Perancang suara Ray Kunimoto mencampur rekaman orang menggosok biji, menyentuh dedaunan dan memakan buah dengan instrumen orkestra yang berbeda. "Tomat adalah biola, wortel adalah sangkakala, kubis adalah oboe, lobak mini adalah seruling, kentang manis adalah piano, terung adalah harpa dan labu klarinet," jelas situs tersebut.

digital vegetables via agrihoods


Efeknya adalah mengurutkan antropomorfis sayuran, memberikan karakteristik visual dan pendengaran yang berbeda. Itu membantu pengunjung untuk melihat mereka dengan cara baru dan tidak hanya melihat mereka sebagai makanan. Tujuan lainnya, tentu saja, adalah untuk menarik pengunjung ke acara Touch Desain dan membuat mereka menyentuh, mencium dan merasakan makanan organik di lingkungan yang non-organik.

Pameran ini gratis dan buka sampai tanggal 4 November jika Anda kebetulan berada di Tokyo. Untuk mendapatkan efek penuh Anda ingin mengunjunginya di malam hari untuk melihat efek pencahayaan animasi yang mempesona. Seperti yang ditunjukkan di posting Facebook di bawah, pada siang hari terlihat seperti rumah kaca biasa.

Nah, yang bikin gue penasaran juga apa ini tanaman juga bisa memancarkan musik dangdut yang bikin pinggul bergoyang-goyang hihihi...


Sumber:

https://twitter.com/hashtag/agrihoods
https://twitter.com/hashtag/DigitalVegetables?src=hash

Comments

Popular posts from this blog

Milo Ganti Sedotan