Makanan di Buat Berdasarkan DNA, Yah! Di Masa Depan



Burger

Peneliti di Australia, CSIRO udah memulai bagaimana teknologi dapat dipergunakan untuk menciptakan makanan secara personal berdasarkan kebutuhan nutrisi kita. Coba dibayangin gimana punya alat yang secara instan bisa menyediakan makanan kita sesuai kebutuhan. Makanan masa depan bisa jadi menawarkan cara seperti itu. 

Menurut CSIRO yang udah memulai penelitian dimana bagaimana sih teknologi bisa dipergunakan untuk dapatin  menu diet kita yang sesuai informasi yang berkaitan pada gimana gaya hidup dan genetik kita. DR Jared Raynes dari CSIRO, yang mana merupakan bagian dari penelitian ini mengatakan bahwa tujuan dari penelitian ini adalah menciptakan sebuah alat seperti jam apple yang mana dapat mengetahui makanan yang cocok untuk kebutuhan tubuh kita usai kita bangun pagi. Alat ini nantinya dapat mengukur secara tepat apa yang dibutuhkan tubuh mulai dari vitamin, mineral dan kalori dalam seharinya. Kata DR Raynes juga, mesin lainnya, mirip dengan 3D printer lalu akan menciptakan makanan yang sesuai dengan kebutuhan itu. Termasuk buat kita yang doyan ngemil dan makan enak kali ya, jangan jangan pas keluar dari ini mesin nanti isinya sayur ama buah semua Hahaha... menangislah dalam kubur kawan! Lupakan cheeseburger Mc Donald dan ayam goreng KFC.

Alat ini kok sound familiar gitu ya? Kayak di film-film kartun yang bercerita tentang masa depan.  Ok deh. Trus trus..

Dan ini tuh bukan hanya sebuah ide yang dipresentasikan di Foodpro exhibition di Sydney. Kata Foodpro Director, Peter Petherick banyak orang yang terkejut oleh skala dan kecakapan dari teknologi yang digunakan dalam membuat paket dan distribusi makanan. Menurutnya orang di jalanan bisa aja makan tanpa tahu bagaimana dia bisa dapatin makanan itu, apa yang terjadi sama makanan itu sebelum akhirnya sampai ke dalam tubuhnya.

Tapi nih sebentar lagi bakal ada teknologi yang mendukung seperti Smarttrace tracker (apa nih bahasa cakep buat jelasinnya ya mungkin semacam alat yang bisa menunjukkan/melacak jejak makanan kita kali ya) dimana bisa memonitor temperatur makanan dan lokasi selama distribusinya mengunakan real time data. Alat ini digunakan oleh suplier untuk melacak makanan mereka ke toko untuk meyakinkan si makanan ini tetap dalam kondisi temperatur yang tepat. Data ini diharapkan bisa dishare ke konsumer sehingga mereka bisa tahu darimana makanan mereka berasal dan peduli terhadap hal tersebut. James Richardson dari Smarttrace bilang barkode bisa di scan di supermarket jadi pembeli bisa dapat informasi dari mana asal makanan mereka, lewat hp mereka. Ide ini dimaksudkan perjalanan dari makanan lebih transparan, dan suplier tetap bisa menjaga kualitas dan konsumer tetap bisa membuat pilihan yang lebih baik.

Ohh.. Okay. Keren juga alat ini. Cuman buat gue. Alat ini kayaknya ga selamanya bisa digunakan deh. Masalahnya itu ada di gue. Kalau segala tinggal lep itu makanan untuk masuk ke perut gue itu dan gue gak peduli ya udah ada alat scan menyecan informasi tersebut itu bahagaimanah? Wong tahu sumedang di terminal bis kalau lapar mah juga lep aja hihihi... Tapi ya kalau pas ada waktu dan emang pengen tahu asal makanan. Kalau gak sempet waktunya dan udah lapar mana gimana?

Semoga aja alat printer dan pelacak asal makanan ini bisa bener-bener memahami kita para pembeli dan penyuka makanan.
 “It would measure exactly what your body needs in terms of vitamins, minerals, the calories for the day': Jared Raynes from the CSIRO.
.
Sumber:
The Foodpro exhibition in Sydney takes place every three years.
http://www.gaiagoodhealth.com/blog/healthy-alternatives-to-delicious-food/

Comments

Popular posts from this blog

Milo Ganti Sedotan